defaced by ar_404

Hacked By AR_404

defaced by ar_404

Hacked By AR_404

STELLA’S CORNER | MENYIAPKAN INDONESIA EMAS TAHUN 2045 | bersama Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T.,M.Eng., - SMK Telkom Lampung

STELLA’S CORNER | MENYIAPKAN INDONESIA EMAS TAHUN 2045 | bersama Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T.,M.Eng.,

Pringsewu, Sabtu 20 Juni 2020 – SMK Telkom Lampung kembali hadir dengan Stella’s Corner. Salah satu program unggulan yang secara rutin terjadwal dalam rangka menjawab kondisi pembelajaran pada masa pandemi dimana menyebabkan pergeseran metode pembelajaran dari tatap muka secara langsung menjadi pembelajaran daring.


STELLA’S CORNER pada Sabtu ini menghadirkan narasumber yang luar biasa hebat. Latar Belakang pendidikan beliau adalah lulusan S-1 Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung, dan beliau menyelesaikan S-2 dan S-3 di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) Jepang, Graduate School of Information Science. Sementara kesibukan beliau saat ini adalah sebagai Direktur The Center for Advanced Wireless Technologies, Telkom University, Vice-Chairman Asia-Pasific Wireless Group, dan Beliau adalah Penemu Konsep Dasar 4G beliau adalah Prof. Dr. Eng. Khoirul Anwar, S.T.,M.Eng.,.

Tema yang diangkat pada STELLA’S CORNER hari ini adalah “MENYIAPKAN INDONESIA EMAS TAHUN 2045”. Dimana yangmenjadi pendukung Indonesia Emas adalah Generasi Emas. Yang dimaksud Generasi Emas pada tahun 2045 adalah generasi yang saat itu berusia paling produktif yaitu di usia 30-40 tahun, termasuk siswa-siswi yang saat ini baru saja lulus SMP tahun ini dan akan melanjutkan ke Sekolah Menengah, karena mereka akan berumur sekitar 40 tahun pada tahun 2045. Oleh karena itu sebagai Generasi Milenial saat ini yang akan menjadi Generasi Emas nantinya, wajib untuk mempersiapkan bekal untuk di masa mendatang, khususnya pada bidang “Finance, Kesehatan dan IT” sedangkan dari sisi edukasinya yang harus dikuasai anak-anak kita adalah bahasa baru diikuti oleh ide-ide, karena ide yang bagus jika tidak disampaikan dengan bahasa yang bagus maka idenya menjadi sulit dipahami oleh orang lain.
Beliau juga berpesan kepada sekolah “sebagai upaya berkontribusi menyiapkan indonesia emas, Sekolah harus terus meningkatkan kualitas dari berbagai bidang baik dari segi ilmu, sarana prasarana dan lain sebagainya, selain itu sekolah juga harus siap dalam menerima masukan-masukan yang positif dari berbagai pihak, termasuk diantaranya guru, beliau mengibaratkan guru itu seperti halnya sebuah teko dimana sebuah teko ketika dituang harus ada isinya, dan Telkom School memiliki kriteria itu bahkan anak saya pun sekolah di sana” Pesannya

Menjawab pertanyaan dari @fazilahrizki : “Bagaimana kita sebagai generasi milenial dalam menyikapi arus globalisasi?” Global artinya mendunia artinya tidak ada lagi pembatas, jangan menjadi katak dalam tempurung, jadi jangan cukup puas ketika kita berhasil di negara kita aja, tapi menjadi hebatlah kamu ketika bermanfaat bagi dunia.

Untuk pertanyaan kedua yaitu dari @supriadi_bambang0 : “Model Pembelajaran yang seperti apa dibutuhkan untuk menuju generasi emas” beliau menjawab bahwa Model pembelajaran dimasa depan kita bisa belajar dari siapa saja, dan dimana saja, tapi karena membludaknya informasi “explosion” membuat para siswa atau mahasiswa menjadi bingung maka dalam suasana seperti itu guru menjadi penting untuk memandu informasi mana yang positif dan bermanfaat.

Sementara peluang pekerjaan dibidang design grafis, karena perkembangan budaya, perkembangan tren dan perkembangan teknologi, dunia desain grafis dan seni naik lagi (meningkat) karena medianya semakin memfasilitasi apalagi di era “6 G” dengan akses data 1 TB per second.

Dalam kesempatan itu juga beliau mengajak para generasi muda terkhusus adik-adik SMP dan sederajat untuk berpartisipasi aktif dalam mengembangkan project “6 G” yang direncanakan dikembangkan pada sekitar tahun 2030

Kepada adik-adik Beliau kembali Berpesan Kalo belajar jangan orientasinya hanya lulus saja, tapi lebih kepada ingin menemukan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang, jadilah orang-orang yang ulet yang tujuannya mulia, maka prestasi kelulusan pasti akan didapat karena nantinya adik-adik bisa akan menjadi pahlawan-pahlawan kami di masa indonesia emas. Bekerja jangan mengharap pujian orang, Kepada SMK Telkom Lampung, untuk selalu berkualitas, meningkatkan kualitas ilmunya dan mau menerima masukan untuk perbaikan berikutnya.

Leave a Reply